404 Not Found


nginx/1.18.0 (Ubuntu)
Quick Response: Advanced Technology, Big to Small Data Conversion

Quick Response: Advanced Technology, Big to Small Data Conversion

School of Applied STEM - Universitas Prasetiya Mulya > Blog > Quick Response: Advanced Technology, Big to Small Data Conversion

Quick Response (QR) merupakan teknologi yang mempu menyimpan sejumlah informasi yang dikemas dalam bentuk code unik, memiliki kapasitas penyimpanan yang lebih tinggi dan fleksibel terhadap yang disimpan sehingga mampu menyimpan lebih banyak data dan informasi, bahkan dapat melakukan enkripsi data berbentuk situs web, alamat email bahkan video dan bentuk lainnya. Berbeda dengan barcode yang hanya mampu menyimpan teks dan angka yang umumnya digunakan untuk menyimpan nilai harga suatu barang. Hal tersebut dikarenakan Quick Response code merupakan bentuk pengembangan dari barcode itu sendiri.

Barcode maupun qr code, akan menampilkan hasil yang tersimpan ketika dipindai menggunakan scanner, alat yang digunakan untuk melakukan pemindaian suatu kode, dan melakukan decoding untuk menampilkan hasil bacaan. Sedangkan untuk enkripsi data menjadi kode, dapat menggunakan aplikasi software yang tersedia di web browser atau aplikasi sejenisnya.

QR code terdiri dari dua jenis, statis dan dinamis. Statis bersifat permanen dan tidak dapat diedit ketika sudah dibuat, sedangkan dinamis bersifat terbalik dengan statis, dapat disunting bahkan diperbaharui.

Secara umum, qr code terdiri dari tujuh bagian utama pada qr yang memiliki peranan dan fungsi masing-masing, diantaranya:

qr code
© id.wikipedia.org

Informasi Versi (version information)

Bagian yang memberikan informasi versi qr code yang dipindai oleh scanner, yang mana biasanya versi yang sering digunakan untuk saat ini adalah versi 1 sampai 7.

Informasi Format (Format Information)

Menjelaskan toleransi error dan pola data mask, yang akan memudahkan scanner melakukan pemindaian untuk menampilkan data yang dimuat.

Data dan Kunci Koreksi Kesalahan (Data and Error Correction Keys)

Bagian terpenting pada qr code yang merupakan tempat penyimpanan data dan informasi yang di enkripsi. Selain itu, merupakan error correction block yang menjaga data agar tetap dapat dipindai walau terdapat kerusakan pada code sebesar kurang dari 30%.

Posisi (Positioning Detection Markers)

Berbentuk kotak berjumlah 3, dua sudut atas dan satu sudut kiri bawah. Berfungsi untuk memastikan scanner mampu melakukan pemindaian kode secara cepat dan mengetahui posisi kode tersebut.

Penjajaran (Alignment Marking)

Area ini memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan elemen position detections markers. Berfungsi menjaga qr code walau dicetak dipermukaan yang melengkung. Selain itu, pada umumnya ukuran penanda akan semakin besar jika data yang disimpan semakin banyak.

Pengaturan Waktu (Timing Pattern)

Berfungsi sebagai konfigurasi data grid. Dengan ini, scanner mampu mengetahui seberapa besar matriks data yang dimuat.

Zona Tenang (Quiet Zone)

Bagian kosong yang berada di area paling luar qr code sekaligus merupakan elemen terpenting pada qr code untuk menegaskan desain struktur agar lebih mudah dalam pemindaian dan memisahkan qr code dari lingkungan sekitarnya.

Leave a Reply