Projek Electric Vehicle Charging Station Bersama Badan Riset & Inovasi Nasional

School of Applied STEM - Universitas Prasetiya Mulya > Blog > Projek Electric Vehicle Charging Station Bersama Badan Riset & Inovasi Nasional

Dewasa ini, mulai banyak disemarakkan untuk menggunakan kendaraan berbasis listrik. Alasan mendasar karena persoalan bahan bakar minyak yang diisukan semakin terancam. Kendaraan listrik dinilai lebih efisien serta minim dampak negatif terhadap keberlangsungan lingkungan hidup. Namun yang menjadi permasalah baru adalah minimnya stasiun pengisian bahan bakar listrik di Indonesia, sehingga masih mengandalkan produk impor.

Menjawab persoalan tersebut, banyak instansi yang mulai berlomba-lomba untuk menciptakan suatu inovasi dan gagasan baru. Salah satunya Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Tiga mahasiswa STEM Universitas Prasetiya Mulya, David Setiyanto Yustus, Dicky Setiadi, dan Muhammad Mustakim yang merupakan mahasiswa Renewable Energy Engineering 2019 mendapat kesempatan melakukan kegiatan magang di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tersebut. Mereka ditempatkan dan dipercayai untuk membantu proses pengerjaan projek Electric Vehicle Charging Station yang sedang dikembangkan.

Proyek Electric Vehicle Charging Station ini merupakan salah satu program kerja dari Badan Riset dan Inovasi Nasional. Diberikan kepada peserta magang dalam menjawab semakin maraknya perkembangan kendaraan listrik di Indonesia.

Projek Electric Vehicle Charging Station ini bertujuan untuk mengembangkan stasiun pengisian daya kendaraan listrik buatan dalam Negri, sehingga mampu mengurangi ketergantungan dengan penggunaan barang impor dari luar negri.

Baca juga: Press Release Kegiatan Magang dan Studi Independen Bersertifikat I Kadek Juni Saputra
Electric Vehicle Charging Station Bersama Badan Riset & Inovasi Nasional
Dokumentasi kegiatan

“Karena memang butuh waktu yang lama untuk mengembangkan teknologi itu sampai bisa dikomersilkan. Namun walaupun demikian, yang pasti banyak pembelajaran yang diperoleh selama kegiatan dan yang terpenting adalah kita jadi punya kesempatan untuk mengimplementasikan hal-hal yang kita pelajari dikelas dalam bentuk projek di kehidupan nyata.”
~Muhammad Mustakim, Renewable Energy Engineering 2019

Leave a Reply