PRODUCT DESIGN ENGINEERING

Pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini dan di masa depan berkorelasi dengan pertumbuhan tingkat konsumsi oleh masyarakat yang ditopang oleh sektor industri produk. Kontribusi sektor manufakturing terhadap 21% dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada quarter pertama di tahun 2017 menggambarkan betapa pentingnya industri produk dalam perputaran roda ekonomi nasional.

Untuk mendukung pertumbuhan sektor industri dan manufakturing yang lebih berkelanjutan, pendidikan tinggi ilmu keteknikan di tanah air perlu menghasilkan lebih banyak lulusan yang mampu menjadi ujung tombak industri dengan kompetensi yang handal dalam merancang produk. Hal ini sangatlah vital dalam proses transisi menuju kemajuan dan kemandirian ekonomi nasional berbasis inovasi dalam iklim bisnis dan kewirausahaan pengembangan produk. Selain itu, tantangan yang dibawa oleh revolusi industri keempat mempersyaratkan kesiapan dunia industri dengan memperkuat kompetensi insinyur di sisi perancangan dan pengembangan produk, dan bukan hanya di sisi operasional, dimana para ahli telah memprediksi bahwa dalam era revolusi industri keempat tenaga operasional di sektor manufaktur produk akan tergantikan oleh sistem otomatisasi dan mekanisasi cerdas.

Program studi S-1 Product Design Engineering (Teknik Perancangan Produk) Universitas Prasetiya Mulya didirikan dalam rangka menjawab tantangan kemandirian industri nasional dan tantangan revolusi industri keempat tersebut. Program studi ini merupakan program studi keteknikan yang diarahkan ke ranah desain produk. Program ini mempersiapkan peserta didiknya menjadi insinyur yang mempunyai kemampuan dalam mendesain dan mengembangkan produk dengan pengetahuan yang baik tentang prinsip dan penerapan engineering maupun design yang berlandaskan kreativitas dan keinovasian. Mereka juga akan dibekali dengan keterampilan kewirausahaan melalui atmosfer pembelajaran yang relevan dengan aspek bisnis pengembangan produk.

Alasan memilih belajar di Product Design Engineering (PDE) Universitas Prasetiya Mulya:

  1. PDE Universitas Prasetiya Mulya menggunakan pendekatan yang komprehensif, dimana kurikulumnya merupakan perpaduan antara Mechanical Engineering dan Industrial Design, dengan arah bisnis dan kewirausahaan berbasis pengembangan produk.
  2. Kolaborasi yang kuat dengan program studi lainnya di Prasetiya Mulya, baik di School of Applied STEM maupun School of Business & Economics.
  3. Jaringan dan kolaborasi yang luas dengan universitas lain serta pelaku bisnis di dunia industri.
  4. Pengalaman pembelajaran mahasiswa menggunakan pendekatan discovery-based learning, yang terbagi dalam tiga tahap. Yang pertama adalah penggunaan teknologi virtualisasi dengan Computer Aided Design and Engineering pada tahap awal desain. Yang kedua adalah pengujian fisik dari model produk yang dikembangkan, dan yang ketiga adalah pembuatan prototype produk.
  5. Mahasiswa-mahasiswanya diproyeksikan untuk menghasilkan prototype produk yang aplikatif dan bernilai bisnis dengan jenis yang bervariasi, yaitu produk konsumen, produk industri, dan produk kemanusiaan.
  6. Pola pikir human-centered design, socially responsible design, dan sustainable design ditekankan untuk memperkaya proses discovery-based learning tersebut.

Focus Area

Program Studi PDE Universitas Prasetiya Mulya memiliki tiga focus area, yang sesuai dengan jenis prototype produk yang ditargetkan untuk dihasilkan oleh mahasiswa, yaitu:

  1. Produk konsumen, yaitu produk komersial yang dibeli dan digunakan langsung oleh konsumen. Contoh produk konsumen dalam konteks program studi Teknik Perancangan Produk adalah produk elektronik, peralatan rumah tangga, peralatan olahraga, mainan, peralatan medis personal, dll.
  2. Produk industri, yaitu produk komersial yang digunakan oleh industri untuk keperluan pembuatan produk lainnya. Dalam konteks program studi, contoh produk industri adalah alat atau komponen permesinan, cetakan (mould), komponen industri, komponen otomotif, instrumen pengukuran, dll.
  3. Produk kemanusiaan, yaitu produk yang khusus dibuat untuk tujuan kemanusiaan, yaitu membantu kelompok masyarakat yang kurang beruntung seperti korban bencana, pengungsi, penyandang disabilitas, dan masyarakat pedesaan yang tidak mempunyai akses ke infrastruktur energi/air/toilet bersih. Contoh produk kemanusiaan adalah kursi roda, alat pemurni air, kompor biogas, dll.


Peluang karier

Sarjana Teknik Perancangan Produk Universitas Prasetiya Mulya mempunyai peluang karier sebagai product designer, product engineer, maupun product design entrepreneur dalam bidang-bidang sebagai berikut:

  1. Industri FMCG (Fast Moving Consumer Goods), yaitu dalam aspek packaging dan proses manufaktur.
  2. Industri otomotif
  3. Industri komponen
  4. Industri produk kemanusiaan
  5. Bisnis pengembangan produk