[Prestasi-Inspirasi Inovasi] Silver Medal dan Euro Management Schoolarship pada International Investory Day – INNOPA

School of Applied STEM - Universitas Prasetiya Mulya > S1 Renewable Energy Engineering > [Prestasi-Inspirasi Inovasi] Silver Medal dan Euro Management Schoolarship pada International Investory Day – INNOPA

Mahasiswa S1 Sekolah STEM Terapan Universitas Prasetiya Mulya:   

Gede Herry Arum Wijaya, Putu Ayu Narsih Sukmawati, Puji Sakinah Marinda, Ni Made Adelia Felita Anggreni, dan Zulkan 

(Program Studi Renewable Energy Engineering 2017, 2018, 2020)   

memberi Inspirasi “Inovasi Tinja Rumah Tangga sebagai Energi untuk Mengolah Sampah Plastik  

International Inventors Day merupakan kompetisi dan pameran internasional yang diselenggarakan oleh Indonesian Invention and Innovation Promotion Association (INNOPA) yang terdiri dari pameran terpisah yaitu International Young Inventors Awards (IYIA) untuk pelajar dan World Invention and Technology Expo (WINTEX) untuk mahasiswa sederajat.  

Pada kesempatan ini, Mahasiswa STEM mengikuti Kategori WINTEX International Paper Competition dengan membawakan judul penelitian BIPOSIS (Biogas Powered Pyrolysis).” Penelitian ini baru berupa konsep, design, dan perhitungan secara teori. Inovasi ini mengombinasikan dua jenis teknologi yaitu biogas dan teknik pirolisis. Biogas digester dirancang untuk mengonversi tinja dari septic tank menjadi biogas sebagai sumber energi panas pada mesin pirolisis. Mesin pirolisis ini akan digunakan untuk mengonversi sampah plastik menjadi bahan bakar minyak. Konsep ini perlu dikembangkan lebih lanjut dengan pengujian beberapa parameter dan perancangan prototipe. Tim ini juga berkolaborasi dengan mahasiswa angkatan 2020 untuk merangsang minat berinovasi dan kompetisi. 

Herry, Ayu, Puji, Adel, dan Zulkan berhasil mendapatkan dua penghargaan yaitu Silver Medal pada kategori WINTEX International Paper Competition dan Scholarship dari Euro Management. Kompetisi ini diikuti oleh 324 Tim yang berasal dari 15 negara di seluruh dunia yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Philipines, Vietnam, Sri Lanka, Polandia, Turki, Macau, Hong Kong, USA, Ukraina, Yordania, Swedia, Taiwan. Mereka berharap dapat melanjutkan penelitiannya dan menjadikannya sebuah solusi dalam menyelesaikan masalah sampah plastik dan membuat prototipenya agar bekerja sesuai konsep yang dibuat.  

“Ayo lebih jeli dalam melihat permasalahan sekitar dan ambil kesempatan menjadi pemberi solusi untuk permasalahan tersebut.”

Leave a Reply